Pelatihan Pengenalan Komputer Pasca Pandemi Covid 19 di SDN 1 Kananga Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan
DOI:
https://doi.org/10.25134/jise.v2i1.28Keywords:
AKM, Sekolah, Pelatihan, Aplikasi Pengolah Kata, KomputerAbstract
Makalah ini memaparkan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN 1 Kananga dalam bentuk pelatihan di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pandemi Covid-19 yang telah membatasi aktivitas manusia sehingga berdampak dalam segala bidang, termasuk pendidikan. Dampak besar yang terjadi akibat pandemi Covid-19 dalam pendidikan salah satunya adalah kehilangan keterampilan peserta didik yang memicu menurunnya mutu pendidikan. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kemdikbud untuk memperbaiki mutu pembelajaran dengan melakukan evaluasi mutu pendidikan, salah satunya dengan Asesment Kompetensi Minimum (AKM). AKM adalah metode evaluasi capaian peserta didik untuk mengukur sejauh mana kompetensi peserta didik dalam memahami literasi dan numerasi nya. SDN 1 Kananga merupakan salah satu sekolah dasar yang berada di kecamatan cimahi kabupaten kuningan yang aktif melaksanakan kegiatan AKM. Pelaksanaan AKM dilakukan secara daring menggunakan komputer dan internet dengan pengawasan dari guru. Berdasarkan temuan di lapangan banyak sekali peserta didik yang belum terampil dalam menggunakan komputer sehingga pelaksanaan AKM menjadi terkendala. Hal ini lah yang melatar belakangi pelaksanaan kegiatan pelatihan pengenalan dasar komputer bagi para peserta didik sekolah dasar di SDN 1 Kananga. Metode yang digunakan pada saat pelatihan yaitu pemaparan dan praktik. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yang dibagi kedalam dua sesi yaitu sesi pertama memaparkan tentang pengenalan dasar-dasar komputer, dan sesi kedua yaitu praktik pemanfaatan aplikasi pengolah kata untuk membuat tulisan yang menarik . Kegiatan pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar dan diikuti dengan baik oleh para peserta didik. Berdasarkan hasil dari pelatihan ini, diperoleh bahwa Pengenalan TIK kepada peserta didik memberikan dampak positif dan bermanfaat. Diantaranya peserta didik merasa lebih percaya diri ketika menghadapi AKM dan peserta didik lebih focus untuk mempersiapkan materi AKM sehingga pelaksanaan AKM selanjutnya bisa berjalan dengan lancar.
References
Novian A dan Abdullah, D. 2010. Praktis Belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi 2. Jakarta: Pusat perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
Supriyadi E dan Kiswanto, M.H., 2010. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2. Jakarta: Pusat perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
Ridwan Abdulah Sani,2021 .Pembelajaran Berorientasi AKM : assesmen Kompetensi Minimum. Penerbit : Bumi AKsara
Novega Pratama Adipura , 2020. Dasar-dasar Teknik Informatika 2020, Penerbit DEEPUBLISH
Masrul, Leon A Abdilah,Tasnim,janer,daud. 2020. Pandemic Covid-19 : Persoalan Dan Repleksi di Indonesia. Penerbit : Yayasan Kita Menulis
Artikel dengan judul : Kemedikbudristek Terbitkan SE Nomor 7 Tahun 2022 Perihal Diskresi SKB 4 Mentri. Link alamat :https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2022/08/kemendikbudristek-terbitkan-se-nomor-7-tahun-2022-perihal-diskresi-skb-4-menteri
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Aah Sumiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.