Pelatihan Pencak Silat di SDN 110 Lura: Upaya Edukasi dan Pelestarian Warisan Budaya Indonesia

Authors

  • A. Aan Pryma Satrya Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Mutmainna Universitas Muhammadiyah Bone
  • Rahmat Ilahi Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.25134/jise.v4i1.113

Keywords:

Indonesia, Pencak Silat, Warisan Budaya

Abstract

Pencak silat sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia menjadi tanggung jawab yang harus tetap dilestarikan oleh anak-anak bangsa. Salah satu caranya adalah mengenalkan dan memberikan pelatihan pencak silat berupa gerakan dan jurus-jurus dasar. Tulisan ini merupakan hasil dari pengabdian penulis dalam mengenalkan pencak silat kepada siswa-siswi SDN 110 Lura Kabupaten Enrekang melalui pelatihan yang dilakukan selama enam kali pertemuan. Metode yang penulis gunakan sebelum dan selama pelatihan ini adalah pertama-tama penulis berkoordinasi sekaligus meminta izin kepada kepala sekolah SDN 110 Lura terkait pelatihan ini yang akan melibatkan siswa-siswinya, selanjutnya penulis menyampaikan kepada siswa dan siswi untuk mengikuti pelatihan ini dengan menjelaskan maksud dan tujuan pelatihan ini dilaksanakan. Dalam proses latihan, penulis mengawali dengan berdoa bersama dilanjutkan dengan pemanasan. Setelah pemanasan, penulis menjelaskan materi gerakan secara singkat kemudian dilanjutkan dengan praktik gerakan/jurus.  Latihan dilakukan dua kali pertemuan dalam satu minggu di lapangan sepak bola Desa Mendatte. Adapaun hasil dari latihan ini adalah siswa-siswi SDN 110 Lura yang mengikuti latihan pencak silat sudah mengetahui bahwa pencak silat merupakan warisan budaya asli Indonesia yang harus dilestarikan, mereka juga telah mengetahui dan mampu melakukan beberapa gerakan dasar dalam pencak silat.

References

Candra, J. (2021). Pencak Silat (Cetakan 1). Deepublish.

Di, S., & Dasar, S. (2023). 84 | J u r n a l B u a n a P e n g a b d i a n. 5(1), 84–90.

Ediyono, S., & Widodo, S. T. (n.d.). Memahami Makna Seni dalam Pencak Silat. 36.

Games, A. (2018). PENCAK SILAT SEBAGAI HASIL BUDAYA INDONESIA. 264–270.

Historis, S., Persaudaraan, P., Hati, S., & Periode, M. (2009). ( Studi Historis Perkembangan Persaudaraan Setia Hati Terate.

Indrahti, S., Sejarah, D., Budaya, F. I., & Diponegoro, U. (2021). Kiprah IPSI sebagai Organisasi Pencak Silat Terkemuka di Indonesia ,. 2(1), 32–41.

Muslihin, H. Y., Pranata, O. H., & Nurlaela, W. (2021). Hambatan dan tantangan proses pelestarian budaya lokal dalam konteks seni tradisi pencak silat di tasikmalaya PROCESS OF PRESERVING LOCAL CULTURE IN THE CONTEXT OF TRADITIONAL ART PENCAK SILAT IN TASIKMALAYA : BARRIERS. 17(2), 99–108.

Sundara, C., Meirizal, Y., Hambali, S., Jasmani, P., & Silat, P. (2020). Kondisi fisik atlet pencak silat pplp jawa barat. 19(April), 74–82.

Warisan, S., & Takbenda, B. (2018). JIPSi. VIII(1).

Downloads

Published

24-01-2025

How to Cite

A. Aan Pryma Satrya, Andi Mutmainna, & Rahmat Ilahi. (2025). Pelatihan Pencak Silat di SDN 110 Lura: Upaya Edukasi dan Pelestarian Warisan Budaya Indonesia. Journal of Innovation and Sustainable Empowerment, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.25134/jise.v4i1.113