Edukasi Pencegahan Stunting sebagai Pemenuhan Hak Anak Berdasarkan UUD 1945 di Desa Peuteuycondong

Authors

  • Rini Irianti Sundary Universitas Islam Bandung
  • Efik Yusdiansyah Universitas Islam Bandung
  • Hasyim Adnan Universitas Islam Bandung
  • Dewi Kartikasari Universitas Islam Bandung
  • Eyu Elya Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.25134/jise.v4i3.140

Keywords:

Stunting, gizi buruk, edukasi, hak anak, UUD 1945

Abstract

Stunting dan gizi buruk masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak, tetapi juga secara fundamental melanggar hak-hak dasar anak yang dijamin oleh Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, yaitu hak untuk tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Peuteuycondong mengenai pencegahan stunting dan gizi buruk melalui edukasi komprehensif. Jenis m etode yang digunakan adalah metode Community Participatory Research (CBPR)  yaitu pendekatan yang melibatkan kolaborasi antara tim pengabdi dan peneliti  dengan  masyarakat dalam seluruh proses pengabdian, meliputi sosialisasi interaktif, penyuluhan gizi seimbang, demonstrasi pengolahan makanan bergizi lokal, serta pendampingan langsung kepada keluarga berisiko. Partisipasi aktif masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua, menjadi kunci keberhasilan program ini.  Diharapkan, dengan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku positif, angka stunting dan gizi buruk di Desa Peuteuycondong dapat menurun secara signifikan, sehingga hak anak untuk tumbuh kembang optimal dan sehat dapat terpenuhi, sejalan dengan amanat konstitusi.

References

Badan Pusat Statistik (no date). Available at: https://www.bps.go.id/subject/6/tenaga-kerja.html (Accessed: 7 March 2023).

Hastuti, W. and Dulame, I.M. (2024) ‘Penyuluhan Masalah Stunting Terkait Pencegahan Masalah Dan Masa Depan Indonesia’, Jurnal Abdi Citra, 1(2), pp. 130–136. Available at: https://doi.org/10.62237/jac.v1i2.151.

Kewaspadaan, D.A.N. (no date) ‘Data Dinas Kesehatan’, pp. 25–43.

Nuraeni, Y. and Lilin Suryono, I. (2021) ‘Analisis Kesetaraan Gender dalam Bidang Ketenagakerjaan Di Indonesia’, Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), pp. 68–79. Available at: https://doi.org/10.35967/njip.v20i1.134.

‘Program Keroyokan Tangani Stunting di Cianjur Membuahkan Hasil’ (no date).

Putri, N.K. (2022) ‘Maternal Death, Quality Services, and Mental Health: a Cycle or Repeated Episode?’, Indonesian Journal of Health Administration, pp. 1–2. Available at: https://doi.org/10.20473/jaki.v10i1.2022.1-2.

WHO/NMH/NHD (2014) ‘Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief’, World Health Organization, pp. 74–76, 78.

Wilson, J.P. (2012) ‘The Adult Learner: The Definitive Classic in Adult Education and Human Resource Development’, Industrial and Commercial Training, pp. 438–439. Available at: https://doi.org/10.1108/00197851211268045.

Peraturan Perundang-undangan; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak; Keputusan Presiden No. 36 Tahun 1990

Downloads

Published

15-09-2025

Issue

Section

ARTICLES

How to Cite

Edukasi Pencegahan Stunting sebagai Pemenuhan Hak Anak Berdasarkan UUD 1945 di Desa Peuteuycondong. (2025). Journal of Innovation and Sustainable Empowerment, 4(3), 80-88. https://doi.org/10.25134/jise.v4i3.140

Similar Articles

1-10 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.