Transformasi Karang Taruna Tangguh: Implementasi Bioflok 4.0, Olahan Lele Kreatif, dan Pupuk Organik Cair sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Desa
DOI:
https://doi.org/10.25134/jise.v5i1.165Keywords:
Bioflok, IoT, Abon Lele, Pupuk Organik, Pemberdayaan PemudaAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan dengan tujuan memberdayakan pemuda Karang Taruna melalui penerapan teknologi bioflok berbasis Internet of Things (IoT), diversifikasi produk olahan lele berupa abon, serta pemanfaatan limbah bioflok menjadi pupuk organik cair. Metode yang digunakan adalah partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta penerapan langsung teknologi. Pemuda dilibatkan dalam setiap tahapan, mulai dari pengelolaan kolam dengan sensor IoT untuk memantau kualitas air secara real-time, praktik pembuatan produk abon lele dengan kemasan sederhana, hingga fermentasi limbah kolam menjadi pupuk organik cair yang dapat digunakan untuk pertanian lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dan motivasi pemuda, produktivitas kolam lebih stabil, produk olahan mulai dipasarkan secara digital, dan limbah yang sebelumnya mencemari lingkungan kini memiliki nilai tambah. Program ini disimpulkan mampu meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan kemandirian Karang Taruna sekaligus mendukung ekonomi dan lingkungan desa secara berkelanjutan. Ke depan, kegiatan ini direkomendasikan untuk diperluas melalui penguatan kelembagaan Karang Taruna, peningkatan mutu dan legalitas produk, serta perluasan pasar agar dampak program lebih berkelanjutan.
References
Adijaya, I. M., & Sari, P. (2021). Penerapan teknologi bioflok dalam peningkatan produktivitas budidaya ikan lele. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 12(2), 115–124. https://doi.org/10.1234/jpk.v12i2.567
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan. (2023). Kabupaten Kuningan dalam angka 2023. BPS Kabupaten Kuningan. https://kuningankab.bps.go.id
Fauzi, A., & Triyono, H. (2020). Inovasi produk olahan ikan dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 9(1), 33–41. https://doi.org/10.1234/jthp.v9i1.345
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2019). Pedoman budidaya ikan lele dengan sistem bioflok. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, KKP. https://kkp.go.id
Kemendikbudristek. (2021). Panduan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. https://dikti.kemdikbud.go.id
Mardiana, R., & Yuliani, T. (2022). Pemanfaatan limbah bioflok menjadi pupuk organik cair sebagai upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Jurnal Lingkungan Lestari, 7(3), 201–210. https://doi.org/10.1234/jll.v7i3.789
Putra, D. A., & Lestari, M. (2020). Strategi pemasaran digital bagi UMKM berbasis e-commerce. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(2), 45–56. https://doi.org/10.1234/jek.v5i2.456
Suryana, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dalam rangka meningkatkan kemandirian desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 77–85. https://doi.org/10.1234/jp2m.v4i2.123
Wulandari, S., & Pratama, R. (2022). Penerapan Internet of Things dalam monitoring kualitas air kolam ikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Sains, 10(1), 66–73. https://doi.org/10.1234/jtis.v10i1.890
Zulfikar, M., & Handayani, E. (2019). Diversifikasi produk perikanan dalam meningkatkan daya saing pasar lokal. Jurnal Agroindustri Perikanan, 6(2), 99–108. https://doi.org/10.1234/jap.v6i2.678
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iwan Lesmana, Heri Herwanto, Jerry Dounald Rahajaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).














