Peran Perempuan Dalam Pemanfaatan Konsep Citizen Science Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Partisipasi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.25134/jise.v3i2.157Keywords:
Citizen Science, Perempuan, Pengurangan Resiko Bencana, Partisipasi MasyarakatAbstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan perempuan dalam upaya pengurangan risiko bencana melalui konsep citizen science di RW.015, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang rentan terhadap banjir. Melalui metode partisipatif, perempuan dilibatkan sebagai kader dalam sosialisasi, pelatihan, dan pemetaan risiko bencana di lingkungan mereka. Kegiatan ini menempatkan perempuan sebagai pengumpul data dan penyuluh komunitas untuk meningkatkan kesadaran mitigasi bencana. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi perempuan, dengan lebih dari 60% peserta aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk dalam penyusunan peta risiko bencana lokal. Program ini membuktikan bahwa citizen science efektif untuk meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Dengan pelibatan perempuan, diharapkan tercipta kesadaran kolektif dan komunitas tangguh bencana di Kelurahan Kalijaga.
References
Benson, C and Twigg, J. (2007). Tools for Mainstreaming Disaster Risk Reduction. ProVention. Switzerland
BPBD Kota Cirebon. (2023). Dokumen Kajian Risiko Bencana Kota Cirebon. Kota Cirebon: BPBD.
BPBD Kota Cirebon. (2024). Data Kejadian Bencana 2017-2023. Kota Cirebon: BPBD.
BPBD Kota Cirebon. (2024). Sejarah Kejadian Bencana 2017-2023. Kota Cirebon: BPBD.
Du Bois, W. E. B. (2001). THE DAMNATION OF WOMEN. In R. P. Byrd & B. Guy-Sheftall (Eds.), Traps: African American Men on Gender and Sexuality (pp. 58–70). Indiana University Press. http://www.jstor.org/stable/jj.5501030.10
Hidayati, Deny. (2012). Pengelolaan bencana berbasis gender : Pembelajaran dari gempa Bantul 2006. PT. Dian Rakyat, Jakarta. ISBN 978-979-078-443-7
Kaehe, D. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan di Kampung Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara. Jurnal Administrasi Publik.
Kikkawa, T. (2014). A Grassroots Gaming Simulation: The Case of “Crossroad”. In: Meijer, S.A., Smeds, R. (eds) Frontiers in Gaming Simulation. ISAGA 2013. Lecture Notes in Computer Science, vol 8264. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-04954-0_18
Nurtjaho Dewi dkk. (2011). “Peran Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan Woment In Susti Nable Development”.
Peterson, K. (2007). ‘Reaching Out to Women when Disaster Strikes’, White Paper, Soroptimist
Pratiwi, D. I. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Pilangsari Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Publika, 7(7), 1–7.
Rossi, A. (1985). Gender and the Life Course (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781351329040
Simpson, R. (2013). Explainer: what is citizen science. Retrieved May 6, 2018, from http://theconversation.com/explainer-what-is-citizen-science-16487
Slamet, Y. (1994). Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi. Sebelas Maret University Press.
Susiana, S. (2019). Penanggulangan Bencana dalam Berbagai Perspektif (Peran Perempuan Dalam Penanggulangan Bencana) (1st ed.). Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI.
Suyito, Meldianto, R. P., Anisa, S., & Prima, T. (2019). Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Steakholder Dalam Penanggulangan Korban Bencana Banjir Di Pangkalan. ISMA: Journal of Gender Studies, 3(2), 141–153.
Syamsuddin AB, H. Syakhruddin., (2020). Benang-Benang Biru Teori Ketaganaan dan Pekerjaan Sosial, , Makassar Yayasan Barcode
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Risteruw Leonardo Firman, Panji Novantara, Marrilyn , Aria Mariany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).














