Pendampingan Seni Cetak Grafis Motif Batik Kamuning untuk Penguatan Kreatifitas bagi Komunitas Pengrajin Batik Pemula di Kuningan
DOI:
https://doi.org/10.25134/jise.v4i3.182Keywords:
Pendampingan, Batik Kamuning, Seni Cetak Grafis, KuninganAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya kemampuan visual, keterampilan teknis, dan eksplorasi motif pada komunitas perajin batik pemula di Kuningan yang masih kesulitan mengembangkan desain berbasis cetak grafis, sehingga diperlukan pendampingan terarah untuk memperkuat kreativitas visual mereka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dasar peserta dalam menerapkan teknik cetak grafis melalui eksplorasi motif Batik Kamuning. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, demonstrasi teknik, praktik langsung, dan pendampingan intensif selama tiga sesi. Program diikuti oleh 15 peserta, dengan peningkatan keterampilan sebesar sekitar 60% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Melalui proses pendampingan, peserta mampu menghasilkan 9 karya cetak grafis sebagai representasi eksplorasi motif Batik Kamuning, yang menunjukkan kemajuan kualitas desain dibandingkan kondisi sebelum pelatihan. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan berjenjang efektif membantu peserta memahami dasar-dasar komposisi, stilisasi motif, serta teknik pencetakan sederhana. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan terstruktur mampu memperkuat kreativitas visual perajin batik pemula. Implikasi kegiatan adalah perlunya keberlanjutan pendampingan, perluasan kolaborasi dengan lembaga seni lokal, dan fasilitasi pameran atau produksi kreatif agar karya peserta dapat berkembang menjadi nilai estetis dan ekonomis yang berkelanjutan.
References
Arsanti, M., & Wulandari, P. (2021). Pemberdayaan komunitas perempuan melalui pelatihan seni cetak grafis untuk pengembangan kreativitas visual. Jurnal Pengabdian Seni & Desain, 3(2), 75–86.
Banindro, H., & Suminto, A. (2024). Motif dan corak batik Nusantara: Dinamika estetika, kreativitas, dan identitas budaya. Jurnal Wastra Indonesia, 10(3), 210–225.
Fauziah, R., & Hartati, S. (2022). Community-based art program untuk peningkatan kapasitas kreatif remaja desa: Studi pada pelatihan desain motif berbasis kearifan lokal. Jurnal PkM Humaniora Kreatif, 5(1), 40–52
Henderson, P. (2020). Linocut printmaking as a creative pedagogical tool in art education. International Journal of Art & Design Education, 39(2), 278–289.
Kapeanis, A., Iswatiningsih, D., & Rohmah, L. (2025). Motif batik lokal sebagai representasi nilai budaya: Kajian estetika dan identitas komunitas. Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 12(1), 45–60.
Laili, N., & Aminullah, E. (2023). Adaptive governance di tingkat desa: Kapasitas kelembagaan dan tantangan koordinasi pemangku kepentingan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 115–129.
Martin, L. (2019). Revitalizing traditional imagery through linocut printmaking: A contemporary visual approach.Journal of Contemporary Printmaking, 4(1), 33–48.
Putri, L. A., & Yuniarto, B. (2020). Revitalisasi motif batik lokal melalui program pengabdian masyarakat berbasis eksplorasi visual. Jurnal Pemberdayaan Kriya & Budaya, 8(3), 133–146.
Pradipta, I. (2022). Eksperimen visual teknik cetak tinggi (relief printing) dalam pengembangan desain motif etnik .Jurnal Desain & Kriya, 11(2), 101–112.
Rahmawati, D., & Kurniawan, S. (2020). Linocut printmaking for cultural preservation: Transforming local motifs into contemporary visual works. Journal of Visual Culture Studies, 15(3), 210–225.
Ramadhan, F. (2023). Pengembangan motif batik berbasis kearifan lokal melalui teknik cetak modern. Jurnal Desain & Kreativitas Visual, 6(2), 89–102.
Siregar, D., & Mulyani, E. (2023). Penguatan kreativitas visual komunitas melalui pelatihan seni rupa terapan pada UMKM batik tradisional. Jurnal Abdimas Kreativa, 7(2), 101–114.
Suryani, T., & Widodo, A. (2021). Pengembangan motif budaya lokal melalui teknik linocut sebagai media ekspresi kontemporer. Jurnal Seni Rupa, 9(1), 45–57.
Wicaksono, H., & Ratih, N. (2024). Pemberdayaan perajin pemula melalui pendampingan seni berbasis komunitas: Integrasi teknik grafis untuk inovasi batik kontemporer. Jurnal Inovasi Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 55–69.
Winarni, S. (2025). Strategi pemberdayaan kelembagaan desa di era digital: Responsivitas dan adaptivitas tanpa kehilangan karakter lokal. Jurnal Administrasi dan Sosial Desa, 4(1), 33–47.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rika Nugraha, Jerry Dounald Rahajaan, Erik Kurniadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).














