Tumbuh Bersama Alam: Demplot Tanaman Semusim dengan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroorganisme untuk Kesejahteraan Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.25134/jise.v4i3.93Keywords:
Pupuk organik cair, mikroorganisme, demplot tanaman, kesejahteraan ekonomiAbstract
Penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal telah menjadi topik penting dalam konteks pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki manfaat penggunaan pupuk organik cair tersebut dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan kesejahteraan ekonomi petani. Metode penelitian melibatkan penerapan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal pada demplot tanaman semusim di lab rumah kaca Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal menghasilkan tanaman yang lebih sehat, meningkatkan kesuburan tanah, dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan pupuk organik cair juga mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kemandirian ekonomi petani. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal memiliki potensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
References
Amir, N., Palmasari, B., Fahmi, I. A., & Astuti, D. T. (2021). Training on the utilization of local microorganisms as liquid organic fertilizer in Sungai Pangeran Village, Ilir Timur I District, Palembang City. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 1(2), 85–92.
Bizhoev, R., Konova, S., Sarbasheva, A. I., Batyrova, O. A., & Gazheva, R. A. (2021). Impact of organomineral fertilization systems on the yield of field crops and changes in the productivity of crop rotation on irrigated ordinary carbonate chernozems of the Central Ciscaucasia. E3S Web of Conferences, 285, 02007. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202128502007
Edenborn, H. M., & Edenborn, S. L. (2006). Microbial diversity in soil: A microscopic world under every footstep. In Biodiversity conservation handbook: State, local, and private protection of biological diversity (pp. 159–174). Washington, DC: Environmental Law Institute.
Ghonuim, S. A., Azzam, A. A., Mobarack, M. A., & Mofida, K. E. (2019). Economic effects of the fragmentation of agricultural land on the productivity and yield of the wheat crop in Gharbia. Egyptian Journal of Agricultural Research, 97(4), 1675–1690.
Harris, D., Oduol, J. B., & Hughes, K. (2021). Poverty alleviation through technology-driven increases in crop production by smallholder farmers in dryland areas of Sub-Saharan Africa: How plausible is this theory of change? Frontiers in Sustainable Food Systems, 5, Article 639525. https://doi.org/10.3389/fsufs.2021.639525
Kurnianta, L. D., Sedijani, P., & Raksun, A. (2021). The effect of liquid organic fertilizer (LOF) made from rabbit urine and NPK fertilizer on the growth of bok choy (Brassica rapa L. subsp. chinensis). Jurnal Biologi Tropis, 21(1), 32–40.
M. R., S., Nandagavi, R. A., Shravika, L., & C., K. (2023). Review on organic foliar application: A nutritional boost to pulse productivity. Environment and Ecology, 41(2), 402–409.
Purwendro, & Nurhidayat. (2006). Mengolah sampah untuk pupuk dan pestisida organik. Jakarta: Penebar Swadaya.
Simamora, H., & Hadisuwito, S. (2005). Perbedaan pupuk organik dan anorganik. Jakarta: Penebar Swadaya.
Xu, P., Li, G., Houlton, B. Z., Ma, L., Ai, D., Zhu, L., Luan, B., Zhai, S., Hu, S., Chen, A., & Zheng, Y. (2022). Role of organic and conservation agriculture in ammonia emissions and crop productivity in China. Environmental Science & Technology, 56(5), 2977–2989. https://doi.org/10.1021/acs.est.1c07518
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ilham Adhya, Toto Supartono, Yayan Hendrayana, Nina Herlina, Ai Nurlaila, Fahrul Shobarudin Syahban, Naufal Althaf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).














